ranroppongi



Recent bookmarks

  1. Public Bookmark 2

    Tags
    Summary

    Satu windu telah berlalu dan laki-laki dengan mantel cokelat itu tetap setia berdiri di depan peron kereta, menanti kedatangan atau barangkali sebuah keajaiban. Hari ini Uppsala turun salju, matahari bersembunyi dengan malu. Entah andaikata kota di seberang lautan sana tiba-tiba dipenuhi salju dan dingin yang menggerutu. Namun, ia akan tetap menghadirkan ratusan surat tanpa balasan. Menemui Malang sekali lagi dalam surat-menyurat yang tak pernah berhenti.

    Surat pertama, ada yang tertinggal di peti mati. Sebuah surat dan kematian yang makin dekat. Laki-laki itu membawa sepucuk bunga, menunggu sebuah berita atau secarik balasan pertama.

    Surat kedua, ada yang mati hari ini. Sebuah cerita dan surat-surat lain yang terbengkalai di antara debu-debu serangga. Hari ini Uppsala telah usai, ia akan kembali ke tempat dimana hujan adalah teman, dan cerita lama yang perlahan karam berantakan.

    Language:
    Bahasa Indonesia
    Words:
    1,875
    Chapters:
    1/?
    Comments:
    1
    Kudos:
    7
    Bookmarks:
    2
    Hits:
    106

    17 May 2026