Recent bookmarks
-
Tags
Summary
Kehidupan Dohoon nyaris sempurna, punya suami penyayang, anak yang lucu dan tampan, karir yang bagus dan juga segala hal yang diidam-idamkan banyak orang.
Namun, akhir-akhir ini Dohoon dihantui mimpi buruk.
-
My Fiancé Killed Me, So I'm Finding Him a Better Husband by yudozdump
Fandoms: TWS (Band)
26 Jun 2026
Tags
Summary
After dying at the hands of the person he loved most, Dohoon woke up eight years in the past with all his memories intact. In his previous life, Junghwan was his husband, but their marriage felt more like a forced business arrangement than a love story, leaving Dohoon convinced that he was the only one who ever loved. Determined to avoid the future where he was framed for a crime he never committed and ultimately killed by his own husband, he decided to set out to break their engagement and find Junghwan someone he could truly love. Unfortunately, Dohoon found himself with a very hard-to-please matchmaking client, and his own terrible luck made escaping his future far more difficult than he expected.
Bookmarked by nateblack
23 Jul 2026
Bookmarker's Notes
they were fated to each other in every universe :(
even when dohoon keeps pushing junghwan to another person's embrace, he would still comes back to him :(( -
Tags
Summary
“Aku berlutut di samping sofa, menatap wajah cantiknya dari jarak dekat. Bulu matanya panjang, dan bibirnya sedikit terbuka, basah. Sialan. Celanaku langsung sesak hanya dengan melihatnya bernapas.”
Shinyu, seorang editor dari perusahaan penerbit fiksi, menerima sebuah naskah erotis dari akun anonim yang seketika membangkitkan fantasi seksualnya.
-
Tags
Summary
Dohoon yang biasanya langsung ke warnet habis pulang sekolah, terpaksa harus berhenti demi latihan soal sejak nilai ujiannya ketahuan jelek oleh sang Ayah.
Awalnya sih Dohoon ogah-ogahan. Tapi, gimana jadinya kalau guru les privatnya ternyata ganteng? Alhasil, Dohoon malah ngelakuin segala cara untuk mendapatkan perhatian sang tutor.
-
Tags
Summary
Junghwan menggenggam tangan Dohoon lebih erat sebelum mencium pelan punggung tangannya, dan malam pertama di kontrakan kecil itu akhirnya mereka lewati dengan mie instan, kipas berisik, furnitur miring, serta hati yang pelan-pelan belajar kalau rumah ternyata bukan soal sebesar apa tempatnya. Melainkan tentang siapa yang menunggu di dalamnya.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 12,546
- Chapters:
- 1/1
- Collections:
- 1
- Comments:
- 10
- Kudos:
- 44
- Bookmarks:
- 3
- Hits:
- 478
Bookmarked by nateblack
22 Jul 2026
Bookmarker's Notes
kasian bgt gatega jdi pengen jadi donatur 😭😭😭
