Actions

Work Header

Comeback (promosi)

Summary:

Staff harus putar otak mencari kegiatan yg dapat membuat member semangat dan enjoy menjalani masa promosi
Mungkin dengan sedikit bantuan obat peransang dapat membuat mereka lebih bersemangat

Chapter Text

Setelah comeback lagu terbaru, nct dream disibukan dengan masa promosi, sehingga mereka harus menghadiri banyak sekali program musik yg ada di sana untuk mempromosikan lagu baru mereka.

Semasa promosi ini tidak hanya mereka yg sibuk, tpi staff juga akan sangat sibuk, apalagi harus mutar otak mencari hal baru setiap harinya agar member tidak bosan, staff harus menyiapkan entah itu game atau apa untuk membuat member anteng dan senang menjalani masa promosinya.

Karna kehabisan ide, saat ini staff berencana menyiapkan hal yang pastinya sangat disukai oleh member nantinya. 7 botol minum disiapkan diruang istirahat para member, dari 7 botol ini , terdapat 3 botol yg sengaja diisi obat peransang.

Staf menyiapkan ini tanpa memberitahu para member, biar mereka sendiri yg tau nanti saat obat itu sudah bereaksi. tidak tanggung tanggung, staff sudah menyiapkan bnyak mainan sex diruangan tersebut, mereka sudah menduga akan sebrutal apa permainan mereka nantinya.

Setelah menampilkan 1 lagu, mereka istirahat, semua member mngambil masing masing 1 botol minum, mereka minum sampai habis karna kehausan sehabis tampil, setelah istirahan 15 menit, mereka kmbali tampil untuk lagu kedua

Saat tampil 3 member terlihat sangat gelisah dan kegerahan, jisung haechan dan renjun merasa ada yang aneh di diri nya saat ini, mereka menyelesaikan penampilan dengan nafas yang tersenggal senggal, saat ending fairy dan mengobrol dengan fans sebentar, jisung terlihat gelisah, gundukan besar sudah terbentuk diselangkanganya, dia mengibas ngibaskan baju yg dipakai, kntolnya terasa sangat nyeri minta dikeluarkan, begitujuga haechan dan renjun, mereka berdiri dengan gelisah, beberapa kali merapatkan kaki karna cairan yg tidak brhenti menetes dri mmeknya

Haechan dan renjun semakin gelisah karna gesekan dari celana mmbuat mmeknya semakin teransang, mereka ingin segera cepat cepat kembali keruangan istirahat dan melampiaskan nafsunya

---

"Aaaakkk jisung hentikaannn, kamu ngapain, t-tunggu duluu jii" chnle kaget saat sampai diruangan, tubuhnya lansung diterjang oleh tubuh besar jisung, dia lnsung memeluk erat chnle dan meremas pantatnya dengan kuat, chnle yg berusaha membebaskan diri kedua tanganya lnsung ditahan oleh jisung dengan sebelah tnganya, tubuh kecil chnle diapit di dinding, sebelah tngan lagi jisung gunakan untuk memegangi rahang chnle, dia mencium chnle dengan kasar dan brutal, ciuman itu berlansung lama dan didominasi oleh jisung

Jisung memutus ciumanya saat dirasa chnle sudah kehabisan nafas
"Iiihhhh kamu apa apaan sihh, tiba tiba nyosor aja, tunggu duluu jngan kasarr" bentak chnle saat ciuman itu terlepas

"Aku sange bnget le, bantuin aku tolong, kntolku udah nyeri bnget ssshh" jisung meringis merasakan kntolnya smakin nyeri didalam sana, dia membalikan tubuh chnle agar menghadap ke tembok, jisung tarik pinggang chnle agar sedikit menunggung, lalu jisung menggesekan kntolnya yg msih terbalut celana ke pantat semok chnle, dia melakukan dry humping sambil meremas pantat itu

"Aahhh jii nanti duluuu capeee, kamu habis ngapain ha? Habis nonton apa? Habis minum apa haaa, kok bisa sange bnget?" Chnle masih penasaran knapa jisung smpai tidak bisa mengontrol nafsunya saat ini

"Aaahhhh bacoot sayanggg, skarang aku mau ngentotin kamu dsini, kmu hrus siap" jisung yg kepalang sange tidak menghiraukan pertanyaan chnle, dia lansung mengangkat tubuh chnle ke sofa, dan menjatuhkanya dengan sedikit kasar, dia lansung melucuti celana chnle seluruhnya

"Aaaaakk jisungg sakitt, pelan pelaan ihh jngan kasar" chnle kmbali berteriak krna perlakuan jisung yang sedikit kasar. Staff yang berlalu lalang terlihat tdak peduli, terlihat sudah biasa melihat pemandangan itu

"Diam, nikmatin aja!" Titah jisung mutlak, chnle lnsung terdiam dengan bentakan jisung tsb, jarang sekali jisng membentaknya dengan raut wajah serius seperti itu

Jisung lansung menghimpit tubuh chnle disofa, dia kembali mencium bibir chnle dengan brutal, tnganya memegangi tengkuk chnle dan satu tngan lagi mulai mempermainkan mmek chnle, jarinya mengacak acak mmek itu, mengusak klitoris yg mulai menegang, lalu dengan tidak sabarnya dia memasukan 2 jarinya kedalam lubang mmek chnle

"Aaaahhhh j-jii pelan pelaann, mmek aku msih keriing aahhh" chnle mngerang merasakan mmeknya sedikit perih karna dipaksa msuk 2 jari kekar jisung

Jisung tidak mempedulikan, dia terus menciumi wajah hingga leher chnle dengan jari yang mengobok obok mmek chnle dengan sedikit kuat

Jeno : "Wahh waahhh anjing jisungg, udah nyosor aja nih, baru aja turun panggung"

Mark : " gilaaa santai ji, kasi istirahat dulu chnle nya"

Jaemin : " anjaayy jarang jarang maknae kita ngentot duluan, kenapa nih?"

Ketiga dominan yg baru masuk ke ruangan itu agak sedikit kaget melihat tingkah jisung, karna biasanya merekalah yg memulai permainan, sedangkan jisung lebih bisa mengontrol nafsunya, tapi melihat keadaan ini mereka mrasa ada yg tidak beres

"Aaaaahh sange bnget hyung, gatau kenapa dari atas panggung tadi kntol gw menegang" jawab jisung seadanya

Mark : "wahh ada yg ga beres nih, abis minum apa lu?"

Jisung : "ga adaa, baru minum air yg disiapin staff tdi aja"

Jeno: " njirr dikasi obat tu pasti wkwk, nikmatin dah"

Jaemin : " eh itu bocah berdua kemana, gw liat dri atas panggung tdi juga gelisah bnget"

Saat mreka asik berbicara haechan dan renjun datang dengan wajah yang sangat memerah dan jalan sempoyongan, pandangan mereka sudah tidak fokus, mereka masuk sambil memegangi area selangkanganya

"Aaaaahhh hyungh hhhgh bantu akuu aahhh mmek aku gatal bngettt" haechan mengerang saat berhasil masuk ke ruangan, tubuhnya lansung ambruk kelantai

"Aaahhhhhh hhhh j-jeno jaemin tolong akuu, gatal gataaall aaahhhh" renjun juga mengerang tidak sanggup mempertahankan posisi berdirinya akhirnya tubuhnya juga ambruk kelantai

"Anjing beneran dikasih obat gak sih?" Jaemin kaget melihat kondisi mereka berdua yg sudah bergetar dan celana yg sudah basah kuyup

"Hahaha mantap nihh, sikatt gak sih" jeno lansung menyeringai seperti melihat mangsa yg siap disantap

Sedangkan mark memperhatikan kondisi haechan dengan seksama, dia masih bertanya tanya kenapa hanya mereka yg kena,

Mark bertanya dengan nada suara yg sedikit tinggi kepada beberap staff yg ada diruangan tersebut

"Hahahaa ini permainan yg kami siapkan untuk kalian, ada 3 botol air yg dikasi obat peransang, dan sepertinya yg dapat jisung haechan dan renjun,, ini dibawah meja juga bnyak sex toy, silahkan bersenang senang wkwk" ucap seorang staf menjelaskan

Mereka yg mendengar itu lansung menyeringai, sepertinya energi yg habis untuk tampil tadi sudah terisi kembali, nafsu mereka lansung meningkat melihat keadaan haechan dan renjun yang terbaring gelisah di lantai

"Mana yg gatal sayang?" Mark menunduk di hadapan haechan, merapikan rambut haechan yg berantakan dan lepek karna keringat,

"Mmek mmek ecii gatal hyung hikss, mau disodok sodokkk, ayoo entot ecii" haechan mnjawab dengan tersenggal senggal, spertinya dosis obat peransang yg diberi cukup tinggi

Plak plak, mark bukanya membantu, dia malah menampar nampak mmek haechan yg masih terbalut celana, lalu dia lepaskan celana haechan seluruhnya smpai mmeknya yg sudah becek parah itu terpampang, mark kembali menampar klitoris haechan tanpa perasaan

"Aaakkk akkkkkkk hyuunhhh hentikaann aaaaaaaakkk" haechan squirt akibat tamparan itu kakinya mengejang cairan kental semakin bnyak keluar

Sedangkan jeno jaemin tampak sangat bersenang senang, mereka melucuti celana rnjun hingga mmek itu terbuka, lalu jari jari nakal itu masuk kelubang mmek lubang bol dan menggesek klitoris itu dengan brutal, renjun squirt tapi permainan mereka terus berlanjut

"Aaaaahhh ahhhhhh pelan pelaaannn aaahhh mau kntol sajaaa hikks" renjun kewalahan, tubuhnya bergetar karna pelepasan yg terus terjadi

"Jahahhah udah teler aja lonte" tukas jeno sambil menghentak hentak 4 jarinya di lubang mmek renjn

Mereka bertiga seperti satu pemikiran, mereka berdiri dan melepaskan semua sentuhan yg diberi pada tubuh haechan dan renjun

"Hyuunhhh ayoo entot ecii, mau kntol mau kntoll"

"Sayangg mau dientoot buruann, mmek aku mau kntol kliannn aaaakk"

Haechan dan rnjun sudah sangat teler, tubuh mereka meliuk liuk menahan hasrat yg sangat kuat, kaki terbuka lebar minta untuk dikntolin, tapi mereka bertiga tampak hendak mempermainkan

Mark: "gamau, lu urus aja mmek sangean lu sndiri, gw gmau ngontolin"

Jeno: "gw lagi malas ngentotin lu ren, clmek aja sndiri"

Jaemin: "gw juga malas, mmek lu udah melar, puasin aja sndiri"

"Hikkksss tidaa, mmek aku msih smpit, tidak melar jaem, ayoo entotin akuu" renjun terus memohon dikaki jeno dan jaemin

"Hyunggg aku sudah tidak tahaannn toloongg hikksss" haechan sudah menangis karna hasratnya tidak tersalurkan

Jeno :"Lu main aja tu berdua sama haechan, gesek gesek mmek berdua"

Mark: " haha iyaa, main tu berdua, biasanya sering gitukan, kalo lagi berdua"

Jaemin :" iya sering bnget anjing, nolak ngentot sama kita, ternyata gesek gesek mmek berdua sma haechan, skrang kita kasih kesempatan tu silahkan"

Mereka bertiga sepertinya mau menghukum haechan dan renjun, karna duo mmek itu sangat sering kedapatan sedang main gunting guntingan

Akhirnya haechan dan renjun melakukan seperti apa yg diperintahkan mereka bertiga, kaki saling bersilang, dan mmek yg sudah saling bersentuhan

Mereka berdua tampak sangat bersemangat menggesek gesek mmek, gerakan itu semakin brutal disertai mulut yg saling berciuman, cairan kental semakin bnyak keluar dari mmek keduanyaa, mereka mengerang frustasi karna sulit sekali mencapai klimax

"Aaaaaahhhhh pipiss pipisss aku mau pipiss ecaannn"

"Aaaahhh samaaaa gw jga pipissss aaahhh" haechan dan renjun mndapatkan klimax bersamaan, pergumulan mereka semakin memanas, cairan pipis dan mmek semakin bnyak tergenang, sedangkan duo mmek itu masih dengan nafsu yg tinggi, mereka kmbali menggesek gesekan mmek yg menegang itu

Sedangkan mereka bertiga sangat menikmati pemandangan di depan mereka, mnyaksikan haechan dan renjun saling gesek dan berciuman dengan brutal, saling menggerayangi tubuh masing masing, itu membangkitkan nafsu ketiganya, kntol mereka mulai menegang, sangat ingin mereka menerjang dan menggenjot lubang lubang nikmat itu, tapi rasa ingin menghukum renjun dan haechan masih kuat didiri mreka.

Sedangkan disisi sofa, jisung yang melihat dan mndengar erangan haechan dan rnjun semakin dibuat sange, dirinya yg diliputi nafsu karna obat peransang itu, sudah gelap mata, diturunkan resleting celananya dan dikeluarkan kntol yg sudah tegang sempurna, kntol itu sangat besar dan panjang, chnle yg melihat itu semakin ketakutan

Sekarang chnle sadar kalau jisung sedang dibawah pengaruh obat pransang, dia merasa takut krna pasti jisung akan bermain sngat brutal kali ini

Jisung lansung menancapkan kntol besarnya ke lubang mmek chnle dengan posisi chnle berada dibawah dengan kaki yang mengangkang lebar

Jisung lnsung menggenjot chnle dengan brutal, gerakannya sangat kuat dan cepat, chnle berteriak karna sakit dan nikmat yg bersamaan, dia sudah menggaruk punggung lebar jisung dengan kukunya, tpi jisung tidak menurunkan tempo gerakanya

Mark jeno jaemin menyeringai mmperhatikan gerakan jisung yg brutal, mereka tmbah sange melihat wajah chnle yg sudah berantakan,

"Aaaakkkk ji jiiiiiisung stop stoopp aku keluaarr, aakkkk sensitiff" chnle berteriak karna klimaxnya tapi jisung tidak menghiraukan, malah tanganya mengusak klitoris chnle yg sedang mengeluarkan squirt

"Aaaahhh aahhhhh nikmaat bngett beiibbbb aakkkkk" jisung menghentakan kntolnya dengan kuat, pejunya menembak dengan deras didalam mmek chnle, nafasnya tersengal sengal sehabis pelepasan dasyat, dikeluarkan kntolnya dri lubang chnle

Sesaat stelah dkeluarkan kntol itu menegang kmbali, mmbuat mata chnle melotot, tidak mnyangka akan diserang lagii

"Sssssttt gw entot lo smpai pingsan chnlee" erang jisung memegangi kntolnya, dia angkat tubuh chnle dengan mudah, sekarang dia dudukan dirinya disofa dan meletakan chnle dipangkuanya

Punggung chnle yg menempel dengan dada bidang jisung terlihat sangat lmas, chnle sudah kehabisan energi, tpi dia harus kmbali dientot brutal, dia mnyandarkan tubuh sepenuhnya di dada jisung

Jisung lebarkan paha chnle, diangkat dan dia suruh chnle memegangi kedua pahanya, sehingga posisi chnle saat ini mengangkang lebar mmperlihatkan mmeknya dihadapan mark jeno jaemin denga gamblang

Jisung lnsung menancapkan kntolnya di mmek chnle, digenjot dengan brutal smpai tubuh chnle terhentak hentak, kedua tnganya memegangi pinggang chnle agar tidak jatuh

Mark yg melihat itu mendekati chnle dan jisung, dia melihat kntol jisung yg kluar msuk dngan brutal, tanpa ragu mark tampar tampar kecil mmek chnle yg terpampang, diusaknya klitoris chnle dngan kuat

"Aaaahhh ahhhhh tidaakk jngan mark hyung hntikaann" teriak chnle

Jeno jaemin yg melihat itu ikut mndekati,

Jeno :"wahh ga bener nih si jisung ngentotin chnle"

Mark :" iyaa jingg, masakk udah ngentot dri dulu tapi itil nya msih kecil aja sih"

Jaemin :" perlu diajarin gak sih"

Jaemin jeno ikut menimpali, mereka menggerayangi mmek chnle dngan tanganya masing msing, jeno mengusak klitoris itu mencubit dan sedikit menariknya

"Aaaaaaaakkkk jngaannnn ditariik sakit sakittttt hentikan" chnle teriak kuat saat jari itu menarik klitorisnya

"Perlu gw ajarin nih gmana cranya ngenakin mmek" mark mngambil alih klitoris chnle dri tangan jeno, dia mengusak dngan kuat, lalu digaruk dan ditarik kencang klitoris itu hingga squirt chnle menembak dengan sangat kuatttt

"Aaaaaaaakkkk hentikan hentikaan sakittt aaahhh aku tidak tahannn" chnle menangis dan berteriak sangat kuat, tubuhnya bergetar hebat, sensasi yg baru pertama kali dirasakanya, klitoris yg dipermainkan dengan brutal dan ditarik tanpa perasaan, biasanya dengan jisung, jisung akan melepaskan saat chnle sudah merengek, itupun sentuhan di klitorisnya terkesan sangat lembut, tapi saat ini dia dikasari, biasanya dia hnya melihat haechan dan renjun yg dipermainkan dengan kasar, dia sering meringis melihat klitoris haechan dan rnjun yg ditarik saat mereka squirt, hingga saat ini klitoris keduanya sudah membesar dan memanjang krna ulah laki laki ini

"Aaaahh hyunhh mantaapp, makin ketatt aahhhh, kntol gw terjepiitt" jisung semakin keenakan, kntolnya mncapai klimax saat chnle kelimpungan menerima perlakuan mark tadi, jisung tidak mnyangka akan merasakan nikmat sebesar ini, dia baru tau kalau mmpermainkan klitoris tsb akan mmbuat jepitan lubang mmek akan bertambah, pantas saja para hyungnya sangat suka mengacak acak klitoris haechan dan renjun saat dientot

Sedangkan jaemin sibuk memvidiokan chnle yg kelimpungan, dia menangkap bgaimana jari mark yg sngat brutal mengacak acak mmek chnle dan kntol jisung yg menggenjot dngan kuat, lalu jaemin lnsung mngirimkan ke grup besar nct

Terlihat respon para hyung 127 yg melecehkan dengan kata kata jorok terutama johnny yuta jaehyun, mereka bertiga membalas dengan kata kata yg sangat melecehkan, dan mnyuruh jisung untuk mmbawa chnle ke dorm 127

"Hahaha ji, lu dsuruh bawa chnle ke dorm 127 tu sama johnny hyung" jaemin melaporkan smbil tertawa

"Hahaha mantap tu le, nanti lu bakal dikasi kenikmatan yg luar biasa dsana wkwk" ucap jeno smbil cengengesan

"Hahhh hhhh ngga hyung, gw gbakal bawa chnle ksana, ga tega" ucap jisung smbil msih terperangah setelah pelepasan

"Bawa aja sih njing, liat tuh renjun minggu kemaren gw bawa ksana, gak apa apa tu, msih idup" ucap jeno

"Ga lu ijinin pun, bakal tetap dibawa paksa sih ji, kaya gatau johnny yuta aja" ucap mark memprovokasi

"Tapi kasian hyung, mereka brutal bnget kalo ngentot" ucap jisung sedikit ketakutan

"Yaaa lu byangin itu jadi si haechan, bebas mereka prkosa tiap saat tnpa ijin gw, mana sering digangbang lagii, gw kebagian klo mmek sma bolnya udah melar aja njirr" ucap mark sedikit prihatin

Sedangkan chnle sudah jatuh pingsan krna terlalu lemas, jisung mngeluarkan kntol, dia meringis mlihat kndisi mmek chnle yg sudah berantakan, tpi krna obat pransang sialan, kntolnya kmbali berdiri, jadilah nafsu kmbali melanda, dia lnsung memasukan kntolnya ke bol chnle sekali hentak, lnsung digenjot walaupun chnle sudah pingsan